BPPP Ambon Breaking News
Home » KTI

KTI

Kerupuk Berbahan Dasar Rumput Laut

Artikel disusun oleh : Fiona A.B. Nikyuluw, S.Pi., M.Si Rumput laut sebagai salah satu komoditas hasil perikanan yang sebagian besar diekspor dalam bentuk kering dan produk setengah jadi. Dipasar internasional rumput laut yang berasal dari Indonesia masih dihargai rendah hal tersebut disebabkan karena mutunya rendah yaitu kadar air dan kotoran (pasir, garam dan campuran jenis rumput lain) serta rendahnya rendemen …

Selanjutnya »

Pemanfaatan Asap Cair Berbahan Tempurung Kelapa Untuk Pengawetan Ikan Segar

Disusun Oleh : Johanna L. Thenu Rachel L. Wattimena Ikan merupakan sumber bahan pangan yang bermutu tinggi, terutama karena ikan banyak mengandung protein yang sangat dibutuhkan oleh manusia. Namun demikian ikan merupakan bahan pangan yang mudah rusak (hight perishable food). Oleh karena itu untuk mengatasi hal tersebut diperlukan suatu cara pengawetan dan pengolahan yang dapat mempertahankan daya awet ikan tanpa …

Selanjutnya »

Pergeseran Garis Dasar Beberapa Sumberdaya Perairan Morotai Dalam 20 Tahun Terakhir

Kabupaten Pulau Morotai merupakan daerah pemekaran dari Kabupaten Halmahera Utara. Kabupaten Pulau Morotai Provinsi Maluku Utara resmi dibentuk oleh Menteri Dalam Negeri Mardiyanto, pada Jumat (20/3/2009) di Morotai. Kabupaten ini memiliki luas wilayah sekitar 2.314,90 kilometer persegi dengan jumlah penduduk sekitar 54 ribu jiwa. Morotai terdiri dari lima kecamatan dan 64 desa dengan ibu kota ditetapkan di Morotai Selatan. Kabupaten …

Selanjutnya »

Potensi Gelembung Kakap dan Galangan Kapal Kumbe di SKPT Merauke

Kumbe adalah salah satu  kampung atau desa di Distrik Malind Kabupaten Merauke. Kumbe yang terletak di pesisir bagian Selatan Merauke berpenduduk sekitar 4000 jiwa dengan jumlah kepala keluarga (KK) sebanyak 2894, jumlah pribumi hanya mencapai 60 KK. Penduduk Kumbe 50% bermata pencaharian bertani, 40% berada di pesisir  dominan berprofesi sebagai nelayan, 10% penduduk bermata pencaharian sebagai pedagang, pegawai dan sebagainya. …

Selanjutnya »

Pemanfaatan Sumberdaya Pesisir dan Laut Secara Ekstraktif dan Non-Ekstraktif

Oleh : Agussalim, S.Pi, M.Si (Trainer Bidang Konservasi Perairan) Keberadaan populasi manusia yang banyak di dekat laut sangat erat kaitannya dengan berbagai jenis pemanfaatan sumberdaya yang terdapat di laut itu sendiri. Berbagai komunitas kehidupan yang terdapat di laut, atau yang dikenal dengan ekosistem, memberikan manfaat yang beragam bagi manusia. Manfaat yang diperoleh tersebut berkembang dari waktu ke waktu seiring berkembangnya …

Selanjutnya »

Pembuatan dan Pengoperasian Rawai Dasar dari Bahan Monofilamen dengan Pengaturan Jarak Umpan dari Dasar Perairan

PEMBUATAN DAN PENGOPERASIAN RAWAI DASAR DARI BAHAN MONOFILAMEN DENGAN PENGATURAN JARAK UMPAN DARI DASAR PERAIRAN OLEH : INDRA CAHYA – INSTRUKTUR BPPP AMBON I. PENDAHULUAN Visi Sumberdaya laut merupakan salah satu aset penting dalam melaksanakan pembangunan wilayah pesisir. Tantangan sektor usaha perikanan tangkap adalah bagaimana nelayan menguasai ilmu dan teknologi yang dapat menangkap ikan secara optimal, ekonomis dan memperhatikan keberlangsungan kegiatan …

Selanjutnya »

Spesies Invasif di Kawasan Perairan Hakatutobu

Hakatutobu adalah salah satu desa yang berada dalam wilayah administratif Kecamatan Pomalaa Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. Sebagian wilayah desa Hakatutobu merupakan daerah pesisir yang dihuni oleh nelayan dari berbagai suku seperti Bajo, Bugis dan Mekongga. Khususnya di Kampung Baru Desa Hakatutobu dengan mudah kita menjumpai puluhan rumah di atas laut yang menjadi ciri khas orang Bajo yang membentuk perkampungan yang …

Selanjutnya »

Tujuh Kategori Pengelolaan Kawasan Konservasi Perairan

Ditulis Oleh : Agussalim, S.Pi*)  I. PENDAHULUAN a. Latar Belakang Kawasan konservasi Perairan atau sering disingkat dengan KKP menurut Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor Per.30/MEN/2010 adalah kawasan perairan yang dilindungi, dikelola dengan sistem zonasi, untuk mewujudkan pengelolaan sumber daya ikan dan lingkungannya secara berkelanjutan. Pengelolaan kawasan perairan dengan cara konservasi merupakan bentuk kearifan dalam pengelolaan. Kearifan dalam mengelola alam …

Selanjutnya »

Pengenalan Rumput Laut

PENGENALAN RUMPUT LAUT OLEH : FIONA A.B.NIKYULUW (INSTRUKTUR BPPP AMBON)  I. PENDAHULUAN Rumput laut atau sea weeds sangat populer dalam dunia perdagangan. Dalam dunia ilmu pengetahuan rumput laut dikenal sebagai Algae. Rumput laut tumbuh dan tersebar hampir di seluruh perairan Indonesia. Tumbuhan ini bernilai ekonomis penting karena penggunaannya sangat luas dalam bidang industri kembang gula, kosmetik, es krim, media cita …

Selanjutnya »

Keterampilan Pengambilan Data Biofisik Bawah Air dan Manfaatnya untuk Pengelolaan Wilayah Perairan

Ditulis oleh: Agussalim, S.Pi I. PENDAHULUAN 1. Latar Belakang Indonesia sebagai Negara kepulauan memiliki beribu pulau yang terbentang dari ujung barat di Pulau Weh, Sabang, sampai ke ujung timur di Merauke. Hal itu berarti bahwa Indonesia didominasi oleh perairan, dimana sebagian besar wilayahnya dikelilingi oleh air. Jika dilihat sebagai potensi, maka bisa disimpulkan bahwa potensi terbesar Indonesia terletak pada perairannya. …

Selanjutnya »