Home » Berita » BPPP Ambon Melakukan Inovasi Mesin Biogass untuk Mendukung Industri Perikanan

BPPP Ambon Melakukan Inovasi Mesin Biogass untuk Mendukung Industri Perikanan

Budaya inovatif yang sedang dibangun di BPPP Ambon, secara perlahan namun pasti mulai menunjukkan hasilnya satu persatu. Tercatat pada tanggal 17 Agustus 2017 lalu, BPPP Ambon meluncurkan alat hasil inovasi Balai berupa mesin asap cair yang diproduksi di Workshop Permesinan BPPP Ambon. Alat yang diluncurkan tersebut tidak tanggung-tanggung langsung laku dipasar bagian Barat indonesia, yakni Medan Sumatera Utara. Tidak heran jika tagline dan tema HUT Proklamasi Tahun 2017 lalu, BPPP Ambon mengusung tema keren yakni “from east to west” yang kira-kira bermakna bahwa kalo selama ini teknologi selalu hadir dari barat ke timur, kali ini berbeda. Pada peluncuran alat yang didesain dan dikerjakan oleh tim Permesinan BPPP Ambon tersebut memberikan pembuktian baru, bahwa teknologi bisa berasal dari timur Indonesia, yakni BPPP Ambon.

Kamis 26 Juli 2018, sebuah capaian baru kembali diraih oleh para inovator BPPP Ambon, dibawah kepemimpinan Praatma Prihadi, yakni gas yang bersumber dari hasil pembakaran sampah organik pada alat yang dirancang oleh Kepala Balai dan diwujudkan dalam benda nyata oleh Tim Permesinan BPPP Ambon. Langkah menuju inovasi mesin biogass yang akan menghasilkan listrik mandiri menjadi berwujud di depan mata. Luar biasanya, hal ini dicapai ditengah ketiadaan anggaran untuk kajiwidya atau penelitian di Balai. Alat penghasil gas ini masih dalam tahap penyempurnaan di workshop permesinan Balai, tetapi secara prinsip kerja telah tercapai, sehingga tersisa tahap penyempurnaan. Euforia dan senyum sumbringah terlihat di wajah-wajah tim yang sudah berminggu-minggu mengerjakan alat ini saat melihat gas telah muncul saat diuji dengan api. Sebuah capaian besar bagi tim ini, dan pelajaran berharga bagaimana rasanya mendapati mimpi jadi kenyataan, setelah sekian waktu dihinggapi putus asa.

Setelah alat ini disempurnakan, diharapkan akan berguna bagi masyarakat perikanan, dalam mendukung industri perikanan, melalui gas yang bisa menyalakan mesin diesel. Lebih jauh tentu akan mendukung penghematan bahan bakar karena gas yang dihasilkan berasal dari pembakaran sampah organik berupa dahan dan ranting pohon yang telah jatuh, atau dari tempurung kelapa yang banyak terbuang percuma di daerah pesisir. Demikian disampaikan oleh Kepala Balai ditengah-tengah kegiatan ujicoba alat, dalam rangka menyemangati tim inovasi mesin biogass ini.

Lalu ke depan ada lagi Pak inovasi kita? pertanyaan serupa sering terlontar dari para fungsional yang apresiatif terhadap inovasi-inovasi Balai. Dijawab oleh Kepala Balai “sepanjang kita mau, kita akan terus berinovasi untuk kemajuan masyarakat bangsa dan negara kita”…

Baca Juga

Upacara Peringatan HUT Proklamasi RI Ke-73 di BPPP Ambon

Jumat, 17 Agustus 2018, adalah hari paling istimewa bagi seluruh rakyat Indonesia, karena hari ini …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *