BPPP Ambon Breaking News
Home » Berita » Nelayan di Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) Morotai Mendapat Pelatihan Penanganan Ikan di Atas Kapal

Nelayan di Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) Morotai Mendapat Pelatihan Penanganan Ikan di Atas Kapal

Kabupaten Pulau Morotai sebagai salah satu wilayah yang ditetapkan sebagai Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi perikanan yang sangat tinggi. Salah satu masalah yang dihadapi mayoritas nelayan Kabupaten Morotai adalah rendahnya harga jual ikan tuna yang menjadi hasil tangkapan mereka. Informasi yang didapat adalah bahwa Ikan tuna yang didaratkan nelayan Kabupaten Morotai kerapkali tidak memenuhi standar mutu yang sesuai untuk permintaan pembeli dari luar Morotai atau standar mutu untuk industri pengolahan lebih lanjut.

Menanggapi permasalahan nelayan perikanan di Kabupaten Pulau Morotai, Balai Pendidikan dan Pelatihan Perikanan Ambon pada tanggal 8 sampai dengan 13 Februari 2017 menyelenggarakan Pelatihan Penanganan Ikan Hasil Tangkapan di Atas Kapal yang dipusatkan di Desa Sangowo Kecamatan Morotai Timur. Peserta pelatihan berasal dari 8 Desa yaitu Sangowo, Maba, Bere-bere, Daruba, Daeo Majiko, Jou Bela, Momojiku dan Toko Doku. Desa Sangowo dipilih menjadi lokasi pelatihan karena merupakan salah satu sentra nelayan ikan tuna dan nelayan ikan pelagis kecil. Materi yang disampaikan meliputi penanganan ikan hasil tangkapan secara umum, penanganan ikan pelagis besar (tuna), penanganan ikan pelagis kecil serta penanganan ikan demersal.

Pelatihan ini sangat mendapat apresiasi positif dari para nelayan peserta, mereka mendapatkan pengetahuan dan keterampilan tentang teknik penanganan ikan yang sesuai prosedur agar ikannya memiliki kualitas yang baik, dapat diekspor dan memiliki nilai jual tinggi. Penekanan beberapa prinsip mendasar dalam penanganan ikan di kapal ataup un perahu seperti kecepatan, kecermatan, sanitasi higienis serta pentingnya mata rantai pendinginan yang baik diberikan kepada peserta sehingga mengoreksi cara penanganan ikan yang biasa dilakukan nelayan. Para peserta sangat puas mengikuti kegiatan pelatihan ini, orientasi penangkapan mereka pasca mengikuti pelatihan ini adalah bagaimana mereka berorientasi pada kualitas hasil tangkapan yang baik. Dampak atau hasil yang diharapkan dari pelatihan ini adalah meningkatnya kompetensi nelayan, kualitas ikan hasil tangkapan nelayan yang sesuai standar ekspor, kesejahteraan nelayan serta berkembangnya industri perikanan di SKPT Kabupaten Pulau Morotai.

Kontributor : Indra Cahya

Baca Juga

Merubah Paradigma Nelayan Terkait Penanganan Ikan Melalui Bimtek di Kaimana

Rabu 20 Februari 2019, di Grand Papua Hotel Kaimana, Tim Pelatihan Penangkapan Ikan BPPP Ambon, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *